Abah Jumhani (80) & 50 Warga Lain Desa Parakanlima Mendapat Program BSPS Kementrian

Desa Purwakarta

Purwakarta,Zuritnews  –  Lewat Program BSPS  Kementerian PUPR Ciptakan Rumah Layak Huni, merupakan bantuan pemerintah berupa stimulan bagi masyrakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan keswadayaan dalam pembangunan atau peningkatan kualitas rumah beserta prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU).

Selain itu, BSPS merupakan stimulan bagi masyarakat untuk bisa bergotong-royong dalam meningkatkan kualitas RTLH. Besarnya bantuan 15 juta yang diberikan dalam bentuk bahan bangunan.

Untuk bisa mendapatkan BSPS, Masyarakat Berpenghasilan Rendah(MBR) yang tinggal di dalam Rumah Tidak Layak Huni RTLH tak bisa semata-mata mengajukan sendiri, melainkan harus diawali usulan bupati atau wali kota. lewat program BSPS Desa Parakanlima Kecamatan Jatiluhur menerima bantuan untuk 50 rumah sedang dan telah dilaksanakan dibangun dari bantuan pemerintah.

Baca Juga :  Kuncen Sonokeling Mencerminkan akan Ada Kejadian Besar di Purwakarta Menjelang Tahun Politik

” Abah Jumhani(80) warga kampung Pasir Malang RT 19/06 pekerjaan tukang service jam tangan keliling salah satu penerima bantuan BSPS yang rumahnya telah selesai dibangun menjadi rumah layak huni“.

ASelaku penerima bantuan berterima kasih kepada kepala Desa beserta jajaran karena berkat pengajuan dari beliau kami bisa mendapatkan bantuan BSPS, yang tadinya rumah saya (Abah Jumhani) tidak layak untuk di huni sekarang Alhamdulillah sangat nyaman untuk dihuni. Ucap Abah. Jum’at 11/10

Jaya Permana ” Kepala Desa Parakanlima Kecamatan Jatiluhur berterima kasih kepada Gubernur Jabar  Bpk Ridwan Kamil  telah menyalurkan bantuan Program Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Kepala Distarkim Purwakarta Agung Wahyudi  juga Ketua tim teknis Abdul Kohar Muzakir  beserta jajarannya dan Koordinator fasilitator para fasilitator  “.

Baca Juga :  Ratusan Koperasi di Purwakarta Berstatus Aktif dan Sehat

Dengan adanya program BSPS Ini warga kami sangat terbantu karena dapat mengurangi rumah rumah tidak layak huni. Ucap Jaya Permana(DH)