KADES, Tegaskan Transparansi & Bertanggung Jawab Bagi Penerima Bantuan Sosial BLT Pada Keluarga

Desa Purwakarta

Purwakarta Zuritnews   – Hari ini Jum’at tanggal 28 April 2023, Kepala Desa Mekar Galih dan perangkat pemerintahan Desa sedang melaksanakan kegiatan Pembagian Bantuan sosial berupa Bantuan Langsung tunai (BLT) dilaksanakan di aula Desa.

Kepala Desa Mekar Galih, Kecamatan Jatiluhur Kabupaten purwakarta, Muhamad Muhyi didampingi oleh seluruh perangkat pemerintahan Desa melaksanakan kegiatan program pemerintah membagikan BLT yang bersumber dari Dana Desa, sebanyak 60 Orang Penerima bantuan. Desa Mekar Galih pada awalnya penerima bantuan berjumlah Ratusan Orang, tapi sekarang sudah berkurang menjadi 60 orang penerima bantuan, artinya perkembangan ekonomi warga Desa Mekar Galih semakin meningkat semoga kedepannya bisa terus berkurang penerima bantuan tersebut.

Baca Juga :  Tes Swab dan VCR Sebanyak 50 Orang di 3 Kelurahan, Puskesmas UPTD Purwakarta

Peningkatan ekonomi masyarakat Desa Mekar Galih ini bertahap pulih yang pada saat itu terkena dampak covid dan akibat PHK kontrak dengan perusahaan, sekarang telah sedikit – sedikit berangsur pulih pada punya pekerjaan kembali, berharap kedepanya penerima bantuan BLT ini bisa hilang dan kembali pada semula, “ Intinya Ekonomi warga meningkat dengan tidak adanya penerima bantuan lagi yang begitu banyak jumlahnya ” dengan begitu pembangunan akan berjalan kembali pada Insfrastuktur Desa dari alokasi DD tersebut.

Muhyi, menekankan kepada penerima bantuan ini bisa terbuka kepada keluarga penerima, sebab jangan sampai terjadi atas nama Suami penerima bantuan tidak memberitahukan pada istri, begitu juga sebaliknya atas nama Istri sebagai penerima bantuan suami nya tidak di beritahu, artrinya tolong ada keterbukaan antara keluarga terutama Suami dan Istri itu.

Baca Juga :  Ratusan Warga 2 Desa Turun Kejalan Menyetop Bis Karyawan, Akibat PT Indorama Buang Limbah Ke Kali Cikembang Menyebabkan Bau

Sebab ada kasus atas nama suami penerima bantuan, udah diterima bantuan tersebut, tetapi masih saja istrinya mempertanyakan pada aparat pemerintahan Desa karena tidak ada keterbukaan si penerima bantuan  suaminya tersebut pada keluarga, nah hal itu saya tidak mau mendengar terjadi lagi. “ Tolong adanya keterbukaan antara Pasangan penerima bantuan ini  pada keluarga “. Pungkas Kepala Desa Mekar Galih Muhamad  Muhyi. Daup Herlambang melaporkan dari lokasi kegiatan.