Kegiatan Pendidikan Gizi Dalam PMT Bagi Ibu Hamil & Balita, Prokes & 3 M Tetap Dijalankan

Desa Kesehatan Purwakarta

Purwakarta, Zuritnews – Tim penggerak Pos Yandu ditingkat Kecamatan dan Desa Cikao Bandung di bawah pengawasan tenaga kesehatan/Puskesmas Kecamatan Jatiluhur, Melakukan kegiatan pendidikan gizi dalam PMT bagi ibu hamil dan balita.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai selingan dengan bentuk kudapan atau makanan penuh yang memperhatikan keseimbangan kandungan makanan khususnya lokal sangatlah penting untuk pemulihan gizi bagi ibu hamil dan menyusui.‎ Kamis 5/11.

PJS KADES CIKAO BANDUNG, HENDRA & KADER POS YANDU DAN
PELAKSANA KEGIATAN

Hal tersebut disampaikan Kepala Puskesmas Kecamatan Jatiluhur, Agus Sugiarto melalui Dr Lis Fadillah Bidang Kesehatan Lingkungan, menyampaikan paparan kepada Kader Pos Yandu,  Warga Masyarakat  terkait peran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil atau menyusui dan balita di Desa Cikao Bandung.

Baca Juga :  LSM LODAYA Perwakilan Purwakarta Kota Bagi-bagi Takjil dalam Bulan Suci Ramadan

Pemenuhan gizi yang seimbang disebutkan Dr Lis Fadillah tersebut ditujukan untuk menekan angka stunting. Stunting disebabkan kekurangan gizi kronis yang mengganggu pertumbuhan bayi.

“Tidak hanya pembiasaan PMT yang diberikan satu kali dalam 24 hari tetapi juga pola asuh yang baik dapat menekan angka stunting dengan pengawasan sebelum dan sesudah program PMT” Tutur Dr Lis Fadillah.

Ditambahkan PJS Kepala Desa Cikao Bandung, Hendra dalam kegiatan ini juga dilakukan Pemberian Makanan Tambahan bagi Ibu Hamil dan Balita juga 6  Tikar Alat Ukur Bayi, kepada tiap tiap pos yandu ditingkat RW, serta pembagian Masker.  

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Lakukan KUNKER ke - Disnaker, Terkait LKPJ 2019
TIKAR ALAT UKUR BALITA

Hendra; Terkait ada tidaknya yang terkena penyakit stunting di Desa Cikao Bandung, bisa dikatakan tidak ada. Melalui program pelatihan pendidikan gizi dan kegiatan seperti ini kader pos yandu diharapkan lebih mengerti dan memahami agar dapat menekan angka stunting, disebabkan kekurangan gizi kronis yang mengganggu pertumbuhan bayi.

Tetap Protokol Kesehatan sesuai anjuran Pemerintah Daerah, dalam kegiatan ini diterapkan Program 3 M. Ucap Hendra.(Daup H)