Konfirmasi Positif Covid 19 Purwakarta, Masih Terus Bertambah

Kesehatan Pemda Purwakarta

Purwakarta,Zuritnews – Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Deni Darmawan mengatakan, hingga hari ini Kamis 12 November 2020 masih terjadi fluktuatif pada jumlah warga yang terpapar Covid-19. Angka konfirmasi positif aktif dan yang sembuh cenderung naik.

“Secara kumulatif, jumlah warga terkonfirmasi positif covid-19 hingga hari ini mencapai 866 orang, 514 orang diantaranya dinyatakan sembuh dan 39 orang dinyatakan meninggal dunia. Kini, warga yang Terkonfirmasi positif yang masih aktif berjumlah 313 orang,” kata Deni.

Terdapat data lainnya yang Deni sampaikan yaitu; untuk warga yang berstatus kontak erat hari ini jumlahnya bertambah 21 orang, kini menjadi ada 381 orang. Dan warga yang berstatus suspek jumlahnya bertambah 16 orang, kini jumlahnya menjadi 134 orang dan jumlah probable nihil. “Hari ini terjadi penambahan pada status konfirmasi positif sebanyak 28 orang, dan 2 orang dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia,” kata Deni.

Baca Juga :  Sikap Politik Anggota DPRD PKS Purwakarta, Dedi Juhari Kritis Kebijakan Pemerintah Tidak Pro-Rakyat

Berdasarkan kondisi tersebut tersebut, GTPP Covid-19 Kabupaten Purwakarta meminta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tetap menjalankan program-program adaptasi kebiasan baru yang berkaitan dengan perubahan perilaku seperti tak lupa memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun (3M).

“Anda dapat melindungi diri sendiri dan membantu mencegah penyebaran virus covid-19 kepada orang lain jika anda melakukan langkah-langkah yang dianjurkan pemerintah. Sering-seringlah mencuci tangan. Bersihkan tangan secara rutin dan menyeluruh dengan alkohol atau cuci tangan menggunakan sabun dan air,” kata Deni.

Baca Juga :  Bapenda Prop Jabar Cabang Purwakarta; Operasi Terpadu Masa Covid, Genjot PAD, Prokes & 3 M Diterapkan

Selain itu, pakailah masker dan hindari menyentuh wajah. Tangan menyentuh banyak benda dan dapat mengambil virus. Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut. Hindari berjabat tangan dengan orang lain dan jaga jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) diantara siapa saja yang batuk atau bersin. “Jika merasa tidak sehat seperti demam, batuk, dan sulit bernapas, minta bantuan medis dan teleponlah terlebih dahulu dan ikuti arahan tenaga medis,” demikian Deni Darmawan. (DAUP H)

Baca Juga :  Koramil Jatiluhur Gelar Kegiatan Bersih bersih Tempat Peribatan Bareng Ibu-ibu Persit dan Warga