POL PP Jabar, Penegakan Masker Pelanggar Diberikan Sanksi Sosial “Push Up & Sanksi Administrasi Berupa Denda”

Hukum Kesehatan Purwakarta

Zuritnews.Com, – Kasatpol PP Jabar M Ade Afriandi begrsama jajarannya melakukan peninjauan langsung ke Daerah Kab. Indramayu tepatnya di jl. Mayor Basuki Pasar Sandang Jatibarang Kecamatan Jatibarang, untuk melakukan OPS Gab pemgawasan dan patrori protokol kesehatan  yang digelar di daerah tersebut, Opsgab ini diikuti dari berbagai unsur yang terlibat tentunya, diantaranya unsur TNI POLRI DISHUB JDS serta pihak satpol pp wilayah Kab Indramayu.


Kedatangan Kasatpol PP Jabar selaku ketua Devisi KP4A ini salah satu bentuk keseriusan dalam menekan dan memutus mata rantai penyebaran covid di wilayah Kab. Indramayu yang kian hari kian meningkat, “oleh karena itu sikap dan bentuk tanggung jawab kami adalah melakukan pengawasan dan melakukan edukasi dengan cara saling mengingatkan serta memgedukasi pentingnya mengikuti protokol kesehatan” tandasnya.

Baca Juga :  JAMPIS BRAND PROGRAM UNGGULAN PELAYANAN KSESEHATAN WARGA PURWAKARTA


GSM (Gerakan saling mengingatkan) ini sangatlah penting dalam membentuk pola untuk merubah perilaku yang belum biasa akan menjadi biasa maka akan memunculkan kebiasaan baru. Adapun pelanggaran yang terjaring dalam operasi gabungan ini cukup banyak baik itu dari pengendara Roda Dua ataupun Roda Empat dan masyarakat sekitar yang hendak bepergian. pelanggar tersebut diberikan sanksi sosial berupa Push Up dll, adapun sanksi administrasi berupa denda yang nantinya dimasukan ke kas Daerah.

M Ade pun menjelaskan kepada para pelanggar bahwa “bukan untuk mencari uang dengan cara denda ataupun sanksi lainnya akan tetapi memberikan edukasi dan memberikan pengertian kepada masyarakat agar bisa mematuhi protokol kesehatan supaya bisa menekan percepatan covid 19 di Jawa Barat” tuturnya. Rabu 16/12.

Baca Juga :  Kapolres Purwakarta : Antisipasi Peredaran Narkoba Ke Pelosok Pedesaan


Yana Mulyana selaku Camat Jatibarang pun menegaskan “kami selaku aparatur pemerintahan tingkat kecamatan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak provinsi jabar yang telah menggelar operasi gabungan di wilayah kami dikarenakan peningkatan yang positif meningakat di kecamatan ini dalam kurun waktu 1 bulan terakhir” paparnya. 

Memilih daerah tersebut untuk dilakukan operasi gabungan dikarenakan selain perbatasan dari Cirebon dan Majalengka, intensitas lulu lalang lalin dan masyarakat sangatlah tinggi, sehingga salah satu penyebab meningkatnya covid di wilayah tersebut. (DH)