Warga/Masyarakat PPI Turut Menegakan Keadilan

Hukum Purwakarta

       

Aula Gedung PJT II Tempat Audensi Warga/Masayarakat PPI dan Rekan Pendamping 
Dengan Petinggi PJT II

Purwakarta, ZuritNews.Com – Keluarga Besar PPI KJA Jatiluhur bersama masyarakat untuk turut serta menegakan keadilan dan Justice Collaborator dalam penegakan supremasi hukum khususnya di wilayah KKN (Kolusi Korupsi dan Nepotisme) yang sebenarnya terjadi untuk lebih diperdalam, karena hasil investigasi Kami (Masyarakat/Warga PPI) masih banyak penyimpangan yang harus diusut tuntas dalam penyimpangan ditubuh Perum Jasa Tirta II terkait dugaan korupsi yang ada didalamnya. Selasa 18/12.

Hal ini diungkapkan oleh Rekanan Pendampingan Lutfi Bamalla dan Ketua PPI H Yana yang didampingi oleh Advokat,  berdasarkan UU nomor 14 tahun 2008 mengenai Trasparansi Informasi Publik,  meminta keterangan, keterbukaan dan pertanggung jawaban terkait 3 hal penting, Ucap Lutfhi bamalla.

1.Menduga adanya penyimpangan anggaran dalam pelaksanaan penertiban KJA

2. Transfaransi anggaran yang dikeluarkan oleh PJT II terkait pembersihan            Waduk jatiluhur dari Eceng Gondok.
3. Meminta pertanggug jawaban dan mempertanyakan barang bukti dari                penertiban KJA yang sudah ditarik oleh PJT II melalui Satgas.

Berdasarkan 3 Poin penting itu Warga Masyarakat KJA dibawah PPI meminta Soft Coppy dari anggaran tersebut. Agar kami rakyat lebih bisa mengetahui mana kala ada penyimpangan yang terjadi diwilayah tinggal kami.
” Hukum harus berdiri tegak seadil adilnya tanpa tebang pilih, Hukum harus bersih jangan sampai dijadikan alat pemuas hasrat sekelompok orang dengan kepentingan nya, Hukum harus tegas jangan tumpul ke atas tajam ke bawah “. 

Audensi Ketua PPI dan Rekan Pendampingan lainya dengan para Petinggi PJT II berjalan alot, sempat terjadi  ” Break “,yang disaksikan oleh unsur unsur terkait, menghasilkan apa yang di jadikan 3 poin penting yang di pertanyakan serta diminta soft coppy pihak PJT II akan memberikan dalam waktu 3 hari kedepan untuk mempersiapkan. Tegas Lutfhi Bamalla.(DH).