Anggota DPRD Purwakarta ZYUSEF GUSNAWAN Perkenalkan Kembali Kaulinan Kolecer, Budaya Sunda yang Hampir Punah

Desa Peristiwa Purwakarta

Anggota DPRD Purwakarta ZYUSEF GUSNAWAN SE Perkenalkan Kembali Kaulinan Kolecer, Budaya Sunda yang Hampir Punah

PURWAKARTA ZURITNEWS  – Kaulinan tradisional Kolecer, salah satu warisan budaya Sunda yang kini jarang ditemukan, kembali diperkenalkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Fraksi Gerindra, Zyusef Gusnawan SE . Kolecer atau baling-baling bambu khas Sunda ini dipasang di tempat tinggi agar tertiup angin dan menghasilkan bunyi alami yang khas.

Dengan dibantu oleh sejumlah warga  Desa Linggamukti Zyusef memasang puluhan kolecer di area perbukitan menggunakan bambu setinggi satu lenjeur (sekitar satu batang penuh). Pemandangan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar, terutama di musim kemarau saat angin berhembus kencang. Suara kolecer yang berputar terdengar merdu, menghadirkan suasana nostalgia permainan anak-anak zaman dulu (kaulinan barudak baheula).

Baca Juga :  Puluhan Anggota Khilafatul Muslimin Subang Ikrar Kembali Kepangkuan NKRI

“Kolecer ini bukan sekadar permainan, tapi simbol budaya Sunda yang perlu dijaga. Saya ingin masyarakat, terutama generasi muda, kembali mengenal dan mencintai budaya sendiri,” ujar Zyusef saat ditemui di lokasi.

Lokasi pemasangan kolecer yang berada di daerah PASIR LENGIS Desa Linggamukti Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta  ini juga menjadi tempat warga bersantai sambil menikmati pemandangan alam yang sejuk dan asri.

Zyusef dikenal dekat dengan masyarakat di daerah pemilihannya, Dapil 4 Bojong–Darangdan. Di luar kesibukan sebagai anggota DPRD, ia kerap turun langsung ke lapangan membantu berbagai kegiatan masyarakat, termasuk melestarikan budaya lokal.( DAUP HERLAMBANG)

Baca Juga :  RAKYAT MARAH: BUBARKAN DPR, MISKINKAN KORUPTOR!