Purwakarta Zuritnews – Sempat viral dugaan kasus pungli canaker PT.METRO, namun sampai saat ini belum ada indikator penyidikan di APH.
Ketua KMP, Zaenal Abidin menyampaikan bahwa Komunita Madani Purwakarta sudah berkirim surat ke PT.METRO pada tanggal 28 Mei 2025 untuk meminta penjelasan atas dugaan pungli canaker yang terkesan adanya pembiaran dari manajemen. Namun sampai hari ini, Selasa tanggal 10 Mei tidak kunjung mendapat penjelasan dari manajemen.
Awak media bertanya kepada Kang ZA, demikian sapaan akrab nya : “apa kepentingan KMP dalam kasus pungli canaker ini?”.
Komunitas Madani Purwakarta (KMP) BERKEPENTINGAN, juga mempunyai Hak dan Kewajiban untuk berpartisipasi aktif melakukan pengawalan atas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang berdasarkan HUKUM dan berkeadilan. Demikian, tegas Kang ZA.
KMP sudah berkoordinasi dengan korban PHP dan pungli, dan juga menerima permohonan pendampingan dari prinsipal.
Kang ZA juga sampaikan bahwa diduga pelaku pungli tidak bekerja sendiri, mereka bekerja dalam team yang terorganisasi. Saya memiliki bukti awal atas dugaan ini, cetus nya.
Berapa besaran pungli tersebut, tanya awak media. Kang ZA menjelaskan bervariasi, rerata antara 13 jt hingga 15 jt. Wow hanya untuk kualifikasi operator, dan ini belum tentu menjadi tenaga organik, bisa jadi mereka PKWT.
Kang ZA, berharap semua orang harus mempunyai keberanian untuk membela diri dan menjaga martabat diri, jangan sampai menjadi perahan orang-orang kemaruk, bahkan korban tipu-tipu dan PHP. Banyak canaker setelah setor dan tidak keterima kerja, dan harus menerima pengembalian hanya sebagian uang nya.
Tipu-tipu dan PHP ini diduga menjadi modus utama, dan mereka berkilah ada uang yang dikembalikan.
Kang ZA menegaskan bahwa modus ini karena dilakukan kepada banyak orang, maka ini adalah pidana.
Semoga APH dapat segera serius action menggulung jaringan ini, dan KMP akan dampingi prinsipal untuk buka LP. Demikian disampaikan ketua Komunitas Madani Purwakarta.(DAUP HERLAMBANG)
KMP juga membuka hotline aduan pungli canaker PT.METRO di nomor 081990584548.