Bupati, Buka Acara Pelayanan KB Mengejar Target Total Ferity Rate (TFR) Jawa Barat Bertempat di PT. Kahatex Bersamaan HBI ( May Day)

Peristiwa Sumedang

Sumedang, Zuritnews,com – Sumedang diharapkan menjadi role model dalam penurunan Total Fertility Rate (TFR) di Jawa Barat yang didukung oleh pengendalian penduduk dan kualitas keluarga.

Hal tersebut dikatakan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat membuka Pelayanan KB  secara serentak dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dan mengejar Target Total Ferity Rate (TFR) Jawa Barat  bertempat di PT. Kahatex, Selasa (4/5)

Tampak hadir Deputi KBKR BKKBN Pusat dr. Eni Gustina,  Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial Setda Pemprov Jabar Dr. Ir Hj. Dewi Sartika,  Plt Kepala DP3AKB Jabar dr.  Siska Gerfianti,  Ketua PKK Kabupaten Sumedang Hj. Susi Gantini, Direktur PT Kahatex beserta jajaran,  Kepala BKKBN Provinsi Perwakilan Jabar, para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Sumedang,  IBI Provinsi, Kabupaten/Kota,  unsur Forkopimcam  Cimanggung dan para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Kota se-Jabar yang berkenaan hadir secara virtual. 

Dijelaskan Bupati, salah satu usaha pemerintah untuk menekan tingkat pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah Program Keluarga Berencana (KB) “KB merupakan salah satu ikhtiar pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat,” imbuhnya. 

Bupati juga mengapresiasi kegiatan pelayanan KB secara serentak di Klinik KB Perusahaan yang ada Kabupaten/Kota se-Jawa Barat tersebut. ..

Baca Juga :  Waduk Jatiluhur Dipilih Sebagai Lokasi Peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2019

” Kegiatan ini tentunya disisi akan berdampak bagi keberlangsungan masyarakat depan lebih baik dimulai dari ikhtiar keluarga berencana,” imbuhnya. 

Bupati berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Program KB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), “Kebanyakan pasangan usia subur di Jawa Barat menggunakan pil atau suntik. Melalui kegiatan ini, kita arahkan para akseptor beralih ke alat kontrasepsi MKJP,” katanya. 

Dalam laporannya Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat dr. Siska Gerfianti mengatakan, pelaksanaan program pelayanan KB tersebut dilaksanakan serentak di 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat dalam rangka Hari Buruh Internasional.

“Kegiatan ini juga merupakan lanjutan peringatan Hari Kartini. Untuk kota lain dipusatkan di klinik masing-masing dan pencanangannya  dilangsungkan secara virtual,” ungkapnya. Dijelaskan Siska, tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kepesertaan KB dalam rangka mengejar target Total Ferity Rate (TFR) di Jawa Barat. 

“Total Fertility Rate (TFR) dari Tahun 2016 sebesar 2,0 naik menjadi 2,24 pada Tahun 2017. Kemudian naik lagi menjadi 2,49 pada tahun 2018,” ujarnya.

Baca Juga :  PENGAJIAN ALUMNI 1988 SLTA/SMA se- BANDUNG

Data tersebut menunjukkan bahwa Jawa Barat memiliki tangangan yang berat untuk menurunkan angka TFR.
“Oleh karena itu, dalam rangka Hari Buruh kami memberikan pelayanan KB langsung untuk para pekerja. Negara harus hadir untuk meberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, terutama untuk peningkatan kualitas keluarga,” imbuhnya. 

Disebutkan Siska, rencananya kegiatan seperti itu akan dilaksanakan pada momentum hari-hari penting seperti peringatan Hari Kartini dan Hari Buruh.
“Adapun alat kontrasepsi yang digunakan yaitu IUD, Implan, suntik, pil dan kondom. Namun kami mendorong lebih kepada penggunaan IUD dan Implan sebagai MKJP,” katanya.

Perwakilan PT Kahatex Tamari, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Jawa Barat dan Kabupaten Sumwdang yang menunjuknya sebagai tuan rumah pelaksanaan pelayanan KB bagi para pekerja. 

“Terima kasih sudah mempercayakan kepada PT Kahatex. Kegiatan positif ini tentunya merupakan bukti bahwa pemerintah hadir dan peduli kepada para buruh di daerahnya masing-masing,” tegasnya. 

Sementara itu, Wagub Jawa Barat H. Uu Ruzhanul Ulum dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial Setda Pemprov Jabar Dr. Ir Hj. Dewi Sartika atas nama Pemprov Jawa Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholders atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Baca Juga :  Pastikan Protokol Kesehatan Bupati Sumedang Kunjungi Wisata Tanjung Duriat

Dijelaskan Dewi, Hari Buruh merupakan momentum penting sekaligus komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga. 

“Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang ada dalam sebuah masyarakat. Generasi Emas harus dibangun dalam keluarga yang kuat sehingga mampu menjadi keluarga yang berkualitas,” ujar Dewi. 

Dewi juga berharap kegiatan tersebut menjadi agent of change untuk perusahaan-perusahaan dan menjadi gerakan awal dalam mensejahterakan masyarakat. 

Pada kesempatan tersebut diberikan pula plakat dari BKKBN kepada Bupati dan PT Kahatex. 

DP3AKB Provinsi Jabar juga turut menyerahkan plakat kepada Bupati, Deputi,  PT Kahatex dan Ketua PKK Kabupaten Sumedang. (H Deden S)