KUNKER Tim Kemenkomarvest RI Ke Sektor 14 “Monitoring Evaluasi Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS “

Peristiwa Purwakarta

Purwakarta Zuritnews – Satgas Citarum Harum Sektor 14 menerima Kunjungan Kerja Tim dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Negara Republik Indonesia dalam Rangka Monitoring dan Evaluasi Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan (PPK) Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum tahun 2023 dan Reaksi 2024. Diterima langsung oleh Dansektor 14 Kol.Inf Moch Ridwan.di Sekretariat Kantor Sektor 14 . Rabu 31 Januari 2024.

Dalam upaya meningkatkan pemahaman terhadap keberlanjutan sumber daya alam, Kementerian Kemonkomarvest Republik Indonesia melakukan kunjungan ke Daerah Aliran Sungai Citarum wilayah Sektor 14.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengeksplorasi potensi dan tantangan yang dihadapi daerah tersebut dalam konteks pertanian dan perikanan.

Dalam pertemuan dengan DanSektor 14,15, 13, 12, Kemonkomarvest membahas strategi pemanfaatan air sungai Citarum secara berkelanjutan, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, dicari juga solusi untuk mengatasi masalah pencemaran air di daerah tersebut.

Mendalami Capaian Progres “Citarum Harum”: Tujuan Kunjungan Kemonkomarvest

Kunjungan Kemonkomarvest ke Daerah Aliran Sungai Citarum bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam terkait implementasi dan capaian progres program “Citarum Harum”. Melalui pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan, Kemonkomarvest berusaha mengidentifikasi tantangan, keberhasilan, dan dampak dari upaya pemulihan dan peningkatan kualitas sungai Citarum.

Dengan mendalami capaian progres “Citarum Harum”, Kemonkomarvest berupaya mengevaluasi efektivitas kebijakan dan program yang telah dijalankan. Selain itu, kunjungan ini diarahkan untuk merumuskan langkah-langkah lebih lanjut guna memastikan berkelanjutan dan kesinambungan upaya revitalisasi sungai tersebut.

Baca Juga :  Sektor 15; Penanaman Pohon Keras, Program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum Secara Maksimal

Dengan memahami secara lebih mendalam implementasi program “Citarum Harum”, diharapkan Kemonkomarvest dapat memberikan rekomendasi yang konkret dan berbasis data untuk meningkatkan keberlanjutan dan hasil positif dari program tersebut.

Optimalkan Potensi Peningkatan dan Perbaikan di Daerah Aliran Sungai Citarum

Pengelolaan Air yang Terpadu: Implementasikan strategi pengelolaan air yang terpadu, termasuk pemanfaatan teknologi inovatif untuk mengukur dan mengontrol kualitas air serta menjaga kesinambungan pasokan air untuk pertanian dan kebutuhan masyarakat.

Pemberdayaan Masyarakat Lokal: Libatkan aktif masyarakat lokal dalam program perbaikan dengan mengadakan pelatihan, seminar, dan kampanye edukasi. Hal ini dapat meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya alam di sekitar sungai Citarum.

Pengembangan Pertanian Berkelanjutan: Dorong adopsi praktik pertanian berkelanjutan, termasuk pemakaian pupuk organik dan teknik irigasi yang efisien. Ini dapat membantu mengurangi dampak negatif pertanian terhadap kualitas air sungai.

Pengendalian Pencemaran Industri: Perketat pengawasan terhadap kegiatan industri di sepanjang sungai Citarum. Penerapan teknologi ramah lingkungan dan peningkatan pengelolaan limbah industri akan berkontribusi pada peningkatan kualitas air.

Restorasi Ekosistem Riparian: Lakukan upaya restorasi dan konservasi ekosistem riparian di sekitar sungai. Tanaman yang sesuai dan pemeliharaan vegetasi di sepanjang sungai dapat membantu menjaga kestabilan tanah dan mengurangi erosi.

Dengan menggabungkan upaya-upaya ini, diharapkan dapat diperoleh perbaikan yang signifikan dalam kualitas air dan lingkungan sekitar Daerah Aliran Sungai Citarum.

Kemonkomarvest Terima Paparan Progres 2023 dan Reaksi 2024 dari 4 Sektor di Aula Kantor PJT II Jatiluhur.

Tim Kementerian Kemonkomarvest telah menerima paparan mengenai progres tahun 2023 dan reaksi untuk tahun 2024 dari empat sektor yang turut hadir. Dalam pertemuan tersebut, sektor pertanian, perikanan, lingkungan, dan industri menyampaikan pencapaian, tantangan, serta rencana ke depan terkait Daerah Aliran Sungai Citarum.

Baca Juga :  Yayasan Satu Hati Istimewa Dampingi Majelis Sholawat Makom 4, Berikan Santunan Pada 100 Anak Yatim & Jompo

Reaksi tim Kemonkomarvest mencerminkan komitmen untuk terus mendukung upaya-upaya sektor terkait dalam mencapai tujuan revitalisasi Citarum Harum. Dalam menyikapi tantangan, kemungkinan strategi dan solusi telah dibahas bersama untuk meningkatkan kinerja dan dampak positif program di tahun mendatang.

Keterlibatan aktif dan kolaborasi antara Kemonkomarvest dan sektor-sektor terkait menjadi kunci untuk memastikan perbaikan yang berkelanjutan di Daerah Aliran Sungai Citarum.

Kemonkomarvest Lakukan Peninjauan KJA Langsung di Waduk Jatiluhur Sektor 14

Kementerian Kemonkomarvest telah melaksanakan peninjauan Kelayakan Jenis Usaha (KJA) secara langsung di Waduk Jatiluhur, fokus pada Sektor 14. Dalam kegiatan tersebut, tim Kemonkomarvest mengevaluasi potensi dan dampak proyek atau kegiatan yang tercakup dalam rencana pengelolaan waduk.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kegiatan di Sektor 14 mematuhi ketentuan lingkungan dan berkontribusi pada keberlanjutan pengelolaan waduk. Evaluasi tersebut mencakup aspek-aspek seperti dampak lingkungan, keberlanjutan sumber daya alam, dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Dengan peninjauan KJA ini, Kemonkomarvest bertujuan untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil di Sektor 14 Waduk Jatiluhur sesuai dengan prinsip-prinsip keberlanjutan dan berkontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.

Tim Kemenkomarvest Lakukan Peninjauan ke PT Indorama atas arahan Dansektor 14.

Tim Kemenkomarvest telah melaksanakan peninjauan ke PT Indorama sebagai bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi terkait kegiatan industri. Fokus peninjauan melibatkan aspek-aspek seperti kepatuhan lingkungan, manajemen limbah, dan dampak sosial yang dihasilkan oleh kegiatan PT Indorama.

Baca Juga :  DPRD Purwakarta Sampaikan Rekomendasi Strategis Dalam Rapat Pansus LKPJ Bupati TA 2021

Pertemuan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa PT Indorama beroperasi sesuai dengan regulasi lingkungan dan pedoman keberlanjutan yang telah ditetapkan. Tim Kemenkomarvest juga berkesempatan untuk membahas solusi bersama apabila ditemukan isu-isu yang perlu diperbaiki.

Langkah-langkah ini menggambarkan komitmen Kemenkomarvest untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan lingkungan, kepentingan industri, dan kesejahteraan masyarakat. Tutur Dansektor 14 Kol.Inf. Moch Ridwan.

Hadir dalam kegiatan

  1. Dansektor 14 Kol. Inf. Moch. Ridwan, S.I.P
  2. Dansektor 12 Kol. Inf. Bokiyar.
  3. Dansektor 13 Kol Arm Irwan Hasiholan Sinaga
  4. Dansektor 15
    Kolonel Caj Rudy priyanto
    5.Tim Kemenko Marves : ▪︎ Devita Safitri Nur Akbar, Analis Kebijakan Ahli Madya
    ▪︎ Iptu Khomaini, Tenaga Ahli Menko Marves
    ▪︎ Rinanda Hayoe Crusita, Analis Kebijakan Pertama
  5. Sekretariat Citarum Harum

▪︎ Sandi, Staff Teknis
▪︎ Indriya, Staff Teknis
▪︎Erwin, Staff Teknis

(Daup Herlambang)