Satgas Gabungan 14 Gelar Sosialisasi ke 2 Penertiban & Dampak KJA Terhadap Lingkungan, Serta Waduk Jatiluhur

Peristiwa Purwakarta

PURWAKARTA Zurit News – Menjelang kegiatan Penertiban Keramba Jaring Apung (KJA) di waduk Ir. H Juanda.Satgab atau Satuan Gabungan 14 Penertiban Keramba Jaring Apung,hari ini Kamis, tanggal 6 Juli 2023 Kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Rencana Penertiban Keramba Jaring Apung di Waduk Jatiluhur,yang diselenggarakan di Desa Galumpit Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta,dengan menghadirkan peserta Sosialisasi,para petani KJA dari Desa Galumpit sebanyak 50 orang,Desa Sukamukti Kecamatan Maniis sebanyak 30 orang dan Desa Parungbanteng Kecamatan Sukasari sebanyak 30 orang,Serta dihadiri oleh unsur Muspika dari masing-masing kecamatan Juga Unsur Tripides dari ketiga Desa.Acara Sosialisasi diawali dengan pembukaan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya,Pembacaan do’a dan sambutan dari Ketua Pokja 6 Bidang Sumber daya air dan Pariwisata dalam Hal ini Kepala Dinas Sumber daya air Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Analis Sumber daya air Bapak Rimba S.T,M.eng, Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kapolres Purwakarta yang diwakili oleh Kabag Ops Polres,Serta dilanjutkan dengan Sosialisasi dari narasumber.Selain Kadis SDA yang menjadi narasumber dalam acara tersebut diantaranya Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan yang diwakili KaBid Perikanan Budidaya,Ibu Intan dengan materi Alih Fungsi Usaha, dan Peraturan Gubernur Jawa Barat nomor 96 Tahun 2022,Tentang Tata Kelola Keramba Jaring Apung atau K JA di Waduk Cirata, Waduk Saguling dan Waduk Jatiluhur.
Sosialisasi yang kedua dari Perwakilan Perum Jasa Tirta (PJT) II yang disampaikan oleh Asisten manager Operasi Unit Wilayah IV Bendungan Bapak Irpan,dengan membawakan materi Dampak Keramba Jaring Apung (KJA) terhadap lingkungan dan Waduk Jatiluhur,dan Sosialisasi yang Terakhir disampaikan oleh Dansektor 14 Citarum Harum Kolonel Inf Mochamad Ridwan S.I.P dengan membawakan materi Rencana Penertiban Keramba Jaring Apung (KJA) di Waduk Jatiluhur.
Penertiban Keramba Jaring Apung Tahun 2023 ini akan sama seperti yang dilaksanakan seperti tahun 2022 yang lalu yakni 10 % dari kepemilikan 10 petak KJA yang artinya akan dikurangi 1 petak dan juga seterusnya.Karena Kondisi saat ini,KJA di waduk Jatiluhur sudah Over kapasitas dari daya tampung waduk yang diizinkan 11.306 Petak sedangkan Kondisi saat ini masih diangka 40.000 an lebih.
Sesi terakhir dari kegiatan Sosialisasi dilaksanakan kegiatan tanya Jawab dengan para Petani KJ A yang hadir Dalam Kegiatan tersebut.Ada beberapa perwakilan yang menyampaikan Usul,saran dan keberatan terkait Rencana Penertiban Keramba Jaring Apung diwilayahnya,namun pada intinya para petani tidak keberatan dengan Rencana Pemerintah yang sudah dituangkan baik melalui Perpres maupun pergub,dan akan kooperatif dengan petugas nantinya,baik pada tahap Validasi maupun pada saat tahap Eksekusi.(Daup Herlambang)

Baca Juga :  Sektor 15 Satgas Citarum Harum Sosialisasikan Perlunya Menjaga Lingkungan dan Penyerahan Tong Sampah di SMA N Babakan Cikao