Ketua KNPI Purwakarta Ryan AP (Wiliong) Hadiri Mimbar Bebas PK Sukatani, Suarakan Aspirasi Rakyat

Politik Purwakarta

Ketua KNPI Purwakarta Ryan AP (Wiliong) Hadiri Mimbar Bebas PK Sukatani, Suarakan Aspirasi Rakyat

PURWAKARTA, ZURITNEWS.COM — Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Purwakarta, Ryan Andriyana Putra ( Wiliong ), bersama jajaran menghadiri kegiatan Mimbar Bebas yang diselenggarakan Pengurus Kecamatan (PK) Sukatani pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara Kecamatan Sukatani tersebut mengangkat tema “Ketika Suara Rakyat Dibungkam”.

Mimbar bebas ini menjadi ruang penyampaian aspirasi dan kritik terhadap berbagai persoalan sosial, ketidakadilan, serta harapan masyarakat agar suara rakyat mendapat perhatian dari para pemangku kebijakan.

Baca Juga :  KCIC Serah Terimakan Jalan Cilegong-Cikao Bandung

Mengusung slogan “Ketika Suara Rakyat Mulai Dibungkam, Mimbar Bebas Ini Adalah Jawabannya!”, kegiatan tersebut mengajak masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk berani menyampaikan pendapat secara terbuka, kritis, dan bertanggung jawab.

Dalam seruan yang disampaikan kepada masyarakat, penyelenggara menegaskan bahwa mimbar bebas bukan dimaksudkan untuk menciptakan keributan, melainkan menjadi wadah menyuarakan kegelisahan publik terhadap persoalan yang dinilai menyangkut keadilan, penegakan hukum, dan kesejahteraan rakyat.

“Jangan pernah lelah bersuara, karena perlawanan terhadap ketidakadilan adalah harga mati,” demikian pesan yang disampaikan dalam seruan kegiatan tersebut.

Kehadiran Ketua KNPI Purwakarta bersama jajaran menjadi bagian dari keterlibatan unsur kepemudaan dalam ruang penyampaian aspirasi publik. Peran pemuda dinilai penting dalam menjaga kehidupan demokrasi, mengawal kebijakan, serta mendorong terciptanya pemerintahan yang terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat.

Baca Juga :  PARTAI DEMOKRAT Umunkan Batas Akhir Pendaftaran Hari Selasa 30 April 2024 Hingga Pukul 00.00 WIB

Mimbar bebas juga menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa kritik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Aspirasi masyarakat perlu didengar dan ditanggapi melalui dialog serta langkah nyata, bukan justru diabaikan.

Melalui kegiatan tersebut, semangat persatuan dan keberanian menyampaikan pendapat diharapkan terus tumbuh di kalangan masyarakat Purwakarta, terutama generasi muda.

Pesan yang digaungkan dalam mimbar bebas itu pun tegas: suara rakyat harus tetap mendapat ruang, keadilan harus diperjuangkan, dan demokrasi harus dijaga bersama.

Hidup rakyat Indonesia! Hidup kaum tertindas! Merdeka!(DAUP HERLAMBANG)

Baca Juga :  SATGAS Citarum Harum dan Kodim 0619/PWK Tinjau Lokasi Karya Bakti Pengangkatan Eceng Gondok di Waduk Jatiluhur